disUnaT paK mEntRi

•13 April 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar



Humor terbaru di: Gudanghumor.com

Ini cerita di sewaktu saya masih duduk di kelas 6 SD, waktu itu temen2 saya yang sebaya udah pada pada sunat semua karena merasa malu belum di sunat saya minta ke orang tua untuk di sunat. Karena orang tua juga senang saya mau di sunat, besok pagi saya di bawa ke mantri (klinik). Si mantri mempersilah kan saya naik ke tempat tidurnya, dengan memberanikan diri saya langsung naik ke tempat tidur.engga berapa lama selesai saya di sunat, alangkah senangnya karena engga merasa sakit.
Trus si mantri mempersilahkan turun karena sudah selesai saya langsung aja pergi keluar untuk pulang.kemudian si mantri memanggil saya karena saya belum di suntik, saya kembali beranikan diri untuk naik ke tempat tidur namun si mantri bilang :
“Engga usah naik di sini aja, buka sarungnya”
Dengan posisi lagi nungging si mantri menyuntik pantat saya. Karena saya terkejut saya secara reflex saya kentut… aduh malu banget sama tuh mantri karena muka si mantri pas di belakang pantat saya…

Alkisah dua muda-mudi lagi dimabuk asmara, tergoda untuk melakukan Making Love, inilah gaya mereka dengan pantun-pantunan dulu sebelumnya.

•13 April 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Cowok : “Sayur sop sayur kacang, Making Love yok, yang???”

Cewek : “Buah duren di kebun kacang, bawa durex nggak, yang?”

Cowok : “Buah delima buah duren, dualima lebih keren.”

Cewek : “Bawa kaca takut pecah, pake sutra pasti lebih aaaaahh…”

Cowok : “Buah durian buah lengkeng, nggak usah pake sekalian deh neng…”

Cewek : “Mau ngemil buah kedondong, kalo hamil gimana dong?”

Cowok : “Jangan ngemil buah kedondong, kalo
hamil ya… kutinggal pergi dong!”

Cewek : “Eh, gundulmu!!… tanggung jawab dong!!!”

gaRa-gaRa geMpa BuMi

•13 April 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Waktu itu gue msh kelas 2 SLTP di Jogja. Seiring perkembangan zaman yg semakin menggila, gue pun terkena imbasnya, gue & temen2 gue pun jd mengenal bahkan doyan nonton Film Bokep yg menampilkan adegan syur!
Suatu hari gue ma Nugroho pergi ke rumah temen sekolah Andi namanya. Disana kami bertiga menonton film kegemaran kami, tapi tiba2 aja terjadi gempa bumi, sontak kami bertiga lari keluar rumah.
Setelah gempa reda, kami keasyikan ngobrol diluar tanpa ingat bahwa film bokep blm kami matikan!
Kemudian Andi ingat hal itu, sontak kami bertiga lari keatas. Apa yg terjadi?
Dikamar Andi, kami sudah ditunggu oleh Bokap n Kakak perempuan Andi.
Mampus gue, karena selama ini keluarga Andi hanya mengenal gue sebagai anak yg tau aturan agama!

BeRita PeRaMpoKaN

•13 April 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Seorang narapidana yang sudah mendekam di penjara selama 10 tahun melarikan diri. Dia masuk ke dalam sebuah rumah untuk mencari makanan dan merampok.
Sepasang suami-istri muda pemilik rumah tersebut ketakutan dan membiarkan diri mereka diikat. Saat mengikat sang istri, terlihat perampok tersebut menciumi leher sang istri dan kemudian ia pergi ke kamar tidur mencari sesuatu.

“Sayangku…” kata suaminya.
“Dari pakaiannya kelihatan perampok ini baru lari dari penjara. Wajahnya kelihatan kejam sekali. Aku lihat tadi dia menciummu. Mungkin selama di penjara dia tidak lagi pernah merasakan wanita. Kalau dia ingin menidurimu, biarkan saja, turuti kemauannya dan jangan dilawan, daripada engkau celaka. Kuatkan hatimu sayang… aku bisa mengerti”

“Sayangku…” jawab istrinya.
“Perampok itu tidak menciumku, dia hanya berbisik. Katanya dia seorang gay dan dia bilang kamu keren. Dia juga tanya apa ada vaseline di rumah ini lalu aku katakan ada di lemari di kamar tidur. Kalau dia menginginkan kamu, biarkan saja, turuti kemauannya dan jangan dilawan sayang, dari pada engkau celaka. Kuatkan hatimu sayang… aku bisa mengerti”

paNtuN mERayU

•13 April 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Pria:
Banyak bunga di taman cuma satu kupetik
Banyak anak perawan cuma Adik yang cantik

Wanita:
Banyak buah semangka dibawa dalam sampan
Banyak anak jejaka cuma Abang yang tampan

Pria:
Berjuta bintang di langit
Satu yang bercahaya
Berjuta gadis yang cantik
Adiklah yang kucinta

Wanita:
Pandai Abang merayu, hatiku rasa malu

Pria:
Rumah atapnya tinggi terbuat dari bambu
Cuma Adik kupilih dan yang selalu kurindu

Wanita:
Gunung puncaknya tinggi tertutup oleh salju
Memang Abang kupilih dan yang selalu kurindu

siStem pEndiDiKaN di iNdoNesia

•13 April 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Berangkat dari jaman Presiden Soekarno, kemudian Soeharto hingga
saat ini. Sudah beberapa kali system pendidikan Nasional Bangsa ini

berubah-ubah. Namun mengapa tidak pernah selesai. Artinya satu system akan
berhasil apabila dia dituntaskan. Namun apa yang terjadi setiap kali perubahan Presiden
dan Menteri maka berubah pula kebijakan tentang system pendidikan nasional ini.
Padahal system pendidikan Nasional bukanlah milik Presiden, Menteri ataupun
Partai Politik. Lalu sebenarnya apa yang menjadi tujuan dasar sebuah pendidikan
? Pernahkah anda berfikir untuk
menyekolahkan anak anda semata-mata hanya untuk mendapat nilai 9 di Raport? Kemudian
diakhir sekolah dia menjadi pengangguran? Atau tidak ada bedanya mendapat angka
5 di raport namun akhirnya menjadi seorang yang sukses dan terkenal? Disini perlu
diperhatikan tujuan kita untuk sekolah. Sekolah sebagai saran dan tempat
mendapatkan pengajaran dan pendidikan yang akan membuat kita mengenal, tahu,
dan bisa melakukan hal-hal yang baru dengan cara yang cerdas dan efisien. Tidak
sekedar membina dan mendidik para siswanya untuk menghadapi Ujian Nasional. Ujian
yang akan mempertaruhkan 3 tahun pembelajaran dan jerih payah siswa.
Kita menginginkan pemerintah lebih serius dan cerdas dalam
memilih jenis Sistem Pendidikan. Jangan hanya main comot dari Negara luar yang
sudah berhasil system pendidikannya. Hal ini akan berhasil apabila semua system
dan prasarana yang ada sudah seperti Negara dimana system tersebut diadopsi. Jangan memaksakan suatu system sementara
sarana dan prasarana belum diperbaharui. Masih banyak gedung sekolah dasar
bahkan SLTP yang masih tidak layak huni. Masih banyak para pengajar kita yang
sore harinya menjadi pemulung, dan malam harinya menjadi tukang ojek untuk mencukupi
kebutuhan hidup keluarga mereka. Kalau hal ini masih terjadi bagaimana seorang
Guru bisa berkonsentrasi pada apa yang akan disampaikan/diajarkan esok harinya
sementara malamnya dia tidak sempat melakukan persiapan gara-gara harus ngojek.
System pendidikan
nasional kita sekarang ini masih mengedepankan pada pencapaian berbasis nilai
bukan pada keterampilan dan competency. Sehingga kita tidak perlu bertanya dan
bingung mengapa banyak sarjana yang nganggur, peserta olimpiade fisika yang
tidak lulus Ujian Nasional dan banyak lagi hal-hal yang menggelikan dari sistem
pendidikan ini.

maSaLaH pEndiDiKaN di iNdoNesia

•13 April 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Walaupun aku bukanlah tipikal pelajar yang teladan dengan nilai – nilai A, tapi aku sendiri sangat prihatin dengan etika dan kualitas pelajar sekarang ini.

Pelajar – pelajar sekarang (sebagian besar diantaranya) memiliki sikap tidak tahu malu didepan guru dan juga pergaulan yang terlalu bebas. Bebas…? Iya….contoh kasarnya seperti disfungsi HP berkamera. Ngerti kan parahnya…. Apa lagi…? Dilema cinta monyet…Bukan musiman lagi orang – orang mencari cinta baik di sekolah ataupun tempat lain. Setiap hari memikirkan hal tersebut…imbas, pelajaran jadi prioritas kesekian, apalagi agama.

Ada lagi…? Iya ada. Duduklah yang tenang..

DUGEM. Anak gaul mana ada yang ngga tau…, setiap malam dihabiskan untuk kehebohan dunia gemerlap, dihabiskan untuk fly. Kalau sial, tertangkap polisi membawa narkoba, di-DO dari sekolah, dst…dst…

Fasilitas Warnet yang sangat terbuka dan dilindungi privacy-nya membuat pelajar bisa saja membuka situs – situs yang mengundang…..Kalau pribadi orang tersebut sudah kuat tidak apa – apa, namun bagaimana sebaliknya. Intensitas penggunaan warnet bisa menggila, sampai tengah malam (Hanya berlaku untuk Warnet 24 jam), hanya untuk mengurus satu site, misalnya Friendster atau apalah.

Tapi kenapa masih saja ada yang melakukan kegiatan sampai tengah malam…? Stress jadi penyebab….? Bisa….gara – gara PR yang terlalu banyak…? Apalagi…

Yang sakit….yang sakit…

Kenek bus pasti bilang begitu kepada semua orang. Wajar…? wajar….Perilaku anak muda sekarang banyak yang perlu mendapat pengobatan…. ^_^;

Mengapa bisa begitu…? Apa lagi kalau bukan karena longgarnya perhatian orang tua, lemahnya kualitas kontrol wali kelas kepada anak – anaknya….Secara langsung akan mengurangi mutu dan kualitas pelajar itu sendiri.

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.